Sabtu, 19 April 2014

Renang Gaya Bebas

Halo semua...

Sebelumnya coba saya tanya dulu, siapa yang mau tinggi?

Pasti semua orang mau memiliki tubuh yang tinggi, apalagi orang Indonesia. Ada berbagai macam cara untuk dapat memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan, salah satu contohnya ialah dengan berenang. Tidak sedikit orang yang suka dengan olahraga ini, selain sehat olahraga ini adalah satu-satunya olahraga yang tidak mengeluarkan keringat dan tubuh selalu terasa segar. Ada baiknya jika kita mengetahui lebih dalam tentang olahraga renang ini.


Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air. Berenang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat yang lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau untuk melakukan olahraga air.

Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, danau, dan laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.

Menusia sudah dapat berenang sejak zaman prasejarah, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tetang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di “Gua Perenang” yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir Barat Daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari tahun 2000 SM. Bebrapa di antara dokumen tertua yang menyebut tentang berenang adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab. Nikolaus Wynmann seorang professor bahsa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama,Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang (Der Schwimmer oder ein Zwiegespräch über die Schwimmkunst).


Dalam renang untuk rekreasi, orang berenang dengan gaya dada, gaya punggung, gaya bebas, dan gaya kupu-kupu. Gaya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas.

Untuk kali ini saya akan membahas tentang renang gaya bebas.

Gaya bebas

Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

         Gaya bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para pemula.

Fase gerakan dalam renang gaya bebas (Freestyle):

  • Tahap menangkap (Catch phase), dimana Anda meletakan tangan anda kedalam air dan menangkap air dengan tangan Anda. Pada titik ini anda harus memulai memutar kepala.
  • Fase menarik (Pull phase), dimana Anda menarik air yang tertangkap melewati bahu Anda. pada posisi ini kepala harus dalam posisi yang benar untuk mengambil nafas.
  • Fase dorongan (Push phase), dimana anda mendorong air yaitu setelah melewati bahu Anda, setelah fase tarikan selesai. pada fase ini Anda harus memanfaatkan untuk mengambil keuntungan penuh pada fase ini untuk mengambil nafas dari udara.
  • Tahap Pemulihan (Recovery phase), yaitu tahapan dimana lengan keluar dari air setelah penuh melakukan tahapan dorongan sampai pinggul, dan kembali keposisi awal lagi atau fase menangkap lagi. Pada tahap ini kepala anda seharusnya sudah menghadap kebawah air dan mulai membuang banyak gelembung udara.
Cara bernapas gaya bebas

            Diantara empar gaya renang yang ada (gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung), yang paling sulit cara bernapasnya adalah gaya bebas. Dalam gaya dada dan gaya kupu-kupu , bernapas bisa melakukan dengan mudah karena ada saat dimana kepala kita seluruhnya berada di atas permukaan air. Bernapas dalam gaya punggung juga tidak sulit karena kepala dan tubuh kita menghadap dengan bebas kea rah langit. Adapun dalam gaya bebas, kepala kta tidak boleh sepenuhnya menyembul dari permukaan air. Inilah yang menjadikan bernapas dalam gaya bebas terasa lebih sulit.

            Namun jika sudak biasa tidak akan ada lagi hal yang sulit. Mengambil (menghirup) napas dalam gaya bebas kita lakukan semenjak 2 sampai 3 kayuhan tangan kita, dan kita akhiri pada saat tangan kita kembali masuk ke dalam air. Kita ambil contoh mengambil napas ke kiri. Pada saat kayuhan tangan kiri kita sejajar dengan dada, akan timbul gaya angkat pada sisi kiri tubuh mengambil napas. Dan kemiringan tubuh kita dengan sendirinya akan membantu wajah kita untuk bisa menyembul ke atas permukaan air dengan mudah dan alami.

            Pada saat wajah anda kembali terbenam ke dalam air, keluarkanlah udara dengan santai dari hidung anda. Ini akan menimbulkan gelembung-gelembung air yang keluar dari hidung anda.

            Lalu kapan kita mengambil napas? Untuk perenang jarak jauh misalnya 1500 meter, beberapa perenang hebat seperti Grant Hackett mengambil napas setiap duka kayuhan sekali. Ini artinya hanya berselang satu kayuhan saja, dan karenanya bernapasnya pun hanya ke satu sisi saja: ke kanan atau ke kiri saja.

            Namun ada juga beberapa perenang yang mengambil napas setiap tiga kayuhan sekali. Ini artinya pengambilan napas akan dilakukan bergantian ke kiri ke kanan. Cara bernapas seperti ini dikenal sebagai bilateral breathing. Lalu mana yang lebih baik antara mengambil napas kesatu sisi saja atau mengambil napas ke dua sisi secara bergantian? Jawabannya, suka-suka anda saja. Lakukanlah yang menurut anda lebih rileks, santai, nyaman, dan cocok untuk anda. Jadi yang terpenting, anda merasa nyaman melakukannya.

            Meski demikian, banyak perenang sprint gaya bebas (5o meter atau 100 meter) yang berusaha semaksimal mungkin untuk menahan napas mereka selama balapan. Mereka hanya mengambil napas ketika betul-betul memerlukannya. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi pengurangan kecepatan yang biasanya terjadi ketika seorang perenang gaya bebas sedang mengambil napas.

            Nah sekarang anda sudah mengetahui cara berenang gaya bebas dengan baik. Segera terapkan dalam kegiatan renang anda, mungkin saja kegiatan renang ini bisa membuat anda menjadi atlit renang yang handal. Seperti halnya olahraga lainnya, renang juga memiliki banyak manfaat dan saya akan membahasnya di postingan selanjutnya.


            Semoga informasi yang saya berikan dapat membantu anda semua, terima kasih telah berkunjung ke blog saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar